Bagikan Walau Sedikit
Orang-orang yang tidak tahu terus menerus menciptakan sumber penderitaan mereka. Menganggap karma buruk sebagai hal yang wajar. Jika hal-hal buruk saja dianggap kewajaran, maka susah bagi mereka untuk menyadari kebenaran yang lebih tinggi.
Bagi yang sudah mendengar ajaran-ajaran tentang meditasi, pembebasan, kekosongan, kesunyataan, apalagi yang sudah berlatih, janganlah menganggap mudah untuk bertemu ajaran itu. Diperlukan tabungan karma baik yang berlimpah untuk bertemu ajaran itu. Lihatlah di sekitar kita. Walau pun dekat secara fisik, belum tentu orang yang di sebelah kita memiliki kapasitas untuk menerima dan memahami ajaran yang lebih tinggi.
Apa yang bisa dicapai di kehidupan ini oleh seorang praktisi yang sudah cukup karma baiknya dan tulus berlatihnya bisa memerlukan ribuan kalpa bagi orang lain.
Sungguh berbahagia mereka yang sudah bertemu ajaran, bertemu Guru, memiliki waktu luang untuk berlatih, dan mampu memahami ajaran.
Walau pun kelihatannya tidak mungkin untuk membagikan ajaran kepada yang lain, selalu lah berusaha untuk membagikannya walau sedikit. Walau dalam percakapan biasa, dalam canda tawa, dalam celetukan. Sebisa mungkin untuk menciptakan ladangnya juga sebelum menanam benihnya. Ladangnya adalah masyarakat yang menghargai kebaikan, menghargai ajaran, masyarakat yang penuh bhakti, masyarakat yang menghindari perbuatan buruk, masyarakat yang malu berbuat jahat, takut berbuat karma buruk. Ini adalah ladangnya. Ini adalah ladang yang baik yang di mana ajaran tentang pembebasan dapat tumbuh subur. Sebisa mungkin usahakanlah. Ini lah semangat Mahayana, semangat Kendaraan Agung untuk membawa sebanyak mungkin makluk terbebaskan dari alam-alam penderitaan.
Semoga berbahagia.
Dari status facebook @gedeagustapa 15 oktober 2020