Ya, Kita Semua Akan Mati

Kita akan menghadapi kematian. Kematian kita, kematian orang-orang yang kita cintai. Ini adalah sesuatu yang pasti. Tidak dapat terelakkan. Hanya masalah waktu. Ada yang duluan ada yang belakangan. Semua latihan kita dan semua pembelajaran kita adalah untuk menghadapi ini. Bukankah sedari awal kita sudah merenungkan kematian kita dan kematian orang yang kita sayangi? Hal-hal yang tidak bisa ditolak, terima saja lah. Persiapkan diri. Berlatih untuk menerima sekaligus melepaskan.

Tidak mudah. Ya, tidak mudah. Semua bisa berteori dan pandai berfilsafat sampai realita menampar kita. Kehilangan orang yang kita cintai tidak lah mudah. Tapi itu adalah hal yang pasti. Saya juga mengalami itu. Dan karenanya saya berlatih, merenung, belajar, dan berlatih.

Berlatih Dharma, berlatih spiritual, berlatih meditasi bukan berarti semuanya akan baik-baik saja, bukan berarti akan selalu beruntung. Kesialan bisa saja menimpa kita. Sakit, menua dan mati adalah hal yang pasti. Perpisahan adalah hal yang pasti. Sebab itu kita berlatih. Supaya kita bisa mengakhirinya dengan indah. Jika harus berakhir, akhiri dengan indah. Tanpa ketakutan, tanpa kemarahan, tanpa dendam, tanpa luka, tanpa penyesalan.

Walau pun kita semua akan mati, tapi bukan berarti kita menyia-nyiakan kehidupan. Tetap berusaha berkontribusi, tetap berusaha membuat kebaikan, tetap berusaha membawa kebaikan bagi sesama manusia, kepada binatang, kepada alam, kepada semua makluk. Sudah semestinya para praktisi menemukan kebahagiaan dalam kebaikan.

Dari status facebook @gedeagustapa 21 juli 2021

Gede Agustapa
Gede Agustapa
Articles: 171

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *