Merindukan Kematian

Kemana perginya ruang di dalam botol ketika botolnya pecah?

Tidak pernah kemana-mana sekaligus dimana-mana.

No where, nowhere, everywhere.

Kemana perginya seseorang yang merealisasi ketika ia meninggal?

Yang merindukan kematian sebenarnya tidak merindukan kematian. Ia merindukan kesejatian. Oleh karenanya yang dicari selagi badan masih ada mestinya kesejatian, karena di kesejatian ada kematian yang benar-benar mati. Dan mati yang benar-benar mati adalah tak pernah mati. 

Dari status facebook @gedeagustapa  25 mei 2021

Gede Agustapa
Gede Agustapa
Articles: 171

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *