Mayapada
Hidup ini hanyalah sebuah tipu-tipu. Orang zaman dulu menyebut kehidupan di dunia ini sebagai Mayapada. Maya artinya palsu, ilusi, menipu. Pada artinya kaki, pijakan, tempat tinggal. Karenanya Mayapada artinya pijakan palsu, tempat tinggal palsu, pijakan yang menipu.
Senyata apa pun kelihatannya, senyata apa pun rasanya, tetaplah fenomena itu tidak memiliki hakikat keberadaanya sendiri. Semesra apa pun hubungan kita dengan yang kita cintai tetaplah itu ilusi. Semenjengkelkan apa pun hubungan kita dengan seseorang itu juga palsu. Jangan menggenggamnya berlebihan karena sejatinya ia adalah kosong. Juga jangan menolaknya berlebihan karena sejatinya ia adalah kosong. Jika secara hakikat sesuatu itu tidak benar-benar ada, untuk apa menggenggamnya atau menolaknya berlebihan. Santai saja, enjoy aja, mengalir saja.
Walau pun rasanya begitu nyata tetaplah ia kosong. Semua sedang menguap, semua sedang dalam proses menjadi puing-puing kemudian menjadi sesuatu yang lain. Santai saja, memang begitu.
Dari status facebook @gedeagustapa 27 april 2021