Kebiasaan Pikiran
Kebiasaan pikiran untuk tidak beristirahat adalah kebiasaan yang sangat lama. Pikiran adalah kata lain dari aktivitas. Oleh karenanya perlu latihan untuk mengistirahatkan pikiran, perlu dibiasakan. Pelan-pelan saja. Bertahap. Dan jangan pikir latihannya berat sekali seperti membangun candi. Tidak. Latihannya sederhana, dapat dilakukan di mana pun. Hanya meletakkan perhatian pada satu objek, dan mempertahankannya pada objek itu 2 menit atau 3 menit atau 5 menit. Sederhana kan yaa.
Kedengarannya mudah, tapi juga tidak terlalu mudah. Tapi tidak ada salahnya mencobanya, hanya 3 menit atau 5 menit. Relakskan tubuh dalam posisi apa pun, relakskan pikiran, kemudian latih perhatian.
Istirahatkan pikiran dengan cara menempatkan perhatian pada satu objek. Ini latihan yang sederhana sekaligus pondasi utama dari samadhi.
Sadari objek, sadari perhatian pada objek, sadari arus perhatian menuju objek, dan kalau bisa sadari sumber arus perhatian yang menuju objek.
Jika seseorang mampu menyadari sumber perhatiannya, diam pada sang sumber, maka dia sudah kembali ke asalnya, asal dari mana dia berada, asal dari mana dia muncul, asal dari mana dia masuk ke dunia, asal mula segala sesuatu, di keadaan itu dia kembali ke asal, dia beristirahat di sana, dan pikiran padam. Ia tidak lagi di dunia objek dan keenam indera. Dia sudah pulang ke asalnya. Return into the source.
Latihan dasarnya sederhana, istirahatkan perhatian pada objek. Diam pada objek. Diam lebih lama.
Selamat berlatih.
Dari status facebook @gedeagustapa 22 september 2020