Walau Cuma Sebentar
Hanya manusia yang dapat memasuki samadhi. Seberuntung-beruntungnya seekor anjing, hidup dipelihara oleh orang kaya, dirawat seperti pangeran, ia tidak dapat mencicipi kebahagiaan samadhi. Hanya manusia yang bisa.
Menjadi manusia ibaratnya lahir dengan harta karun yang berlimpah. Tapi sangat sedikit yang menyadarinya apalagi menggunakannya. Triliunan orang sudah lahir dan mati, hanya sedikit yang mencicipinya.
Kita manusia sungguh beruntung. Pil kebebasan sudah di genggaman kita, tinggal menelannya. Jangan disia-siakan.
Jangan bodoh dan menunda-nunda latihan. Jangan angkuh seolah-olah berkuasa atas kematian dan kelahiran selanjutnya. Jika terjatuh ke alam bawah susah untuk memperoleh kesempatan ini lagi. Dan kematian datang setiap saat seringkali tanpa peringatan. Selagi jadi manusia cicipilah samadhi, sekali untuk selamanya. Berbahagia dan rayakan. Latihlah, latihlah !!! Walau cuma sebentar. Stabilkan perhatian. Diam lah sebentar, istirahat dalam kesadaran. Walau cuma sebentar di tengah kesibukan
Dari status facebook @gedeagustapa 26 desember 2019