Motivasi yang Benar dalam Belajar
Apa pun latihan spiritual kita, apa pun aktivitas spiritual kita, apa pun aktivitas duniawi kita, ingat selalu; “demi memberi manfaat kepada semua makhluk, demi kebahagiaan semua makhluk, demi kebaikan semua makhluk, demi pembebasan spiritual semua makhluk.” Ini lah yang disebut Bodhicitta, pikiran (citta) yang Boddhi, yang tercerahkan, dengan aspirasi dan motivasi pencerahan.
Seorang pejabat yang memiliki Bodhicitta tidak akan menyengsarakan rakyatnya. Seorang developer property yang memiliki Bodhicitta tidak akan sembrono dalam membangun dan membahayakan pelanggannya dan ekosistem. Seorang arsitek yang memiliki Bodhicitta akan mendesain rancangan yang baik, indah dan nyaman. Seorang dosen yang memiliki bodhicitta akan mengajar demi kebaikan mahasiswanya. Seorang murid dan mahasiswa yang memiliki bodhicitta akan belajar demi membawa kebaikan kepada semua makhluk. Seorang praktisi meditasi, seorang praktisi dharma, seorang praktisi spiritual yang memiliki Bodhicitta akan belajar dan berlatih demi membawa manfaat kepada sebanyak mungkin makhluk, demi kebahagiaan semua makhluk.
Begitu lah pentingnya Bodhicitta itu untuk kebaikan diri sendiri dan juga kebaikan semua makhluk.
Siapa pun yang hendak berlatih meditasi, berlatih spiritual, hendak belajar Dharma, sedari awal milikilah Bodhicitta sebagai motivasinya. Dan siapa pun yang mengembangkan Bodhicitta, ia sedang berjalan di jalan keBodhisattwaan, di jalan kendaraan agung Mahayana. Jalan yang ditempuh oleh semua Buddha di masa lalu, masa sekarang dan oleh semua Buddha di masa yang akan datang.
Dengan memiliki motivasi “demi memberi manfaat pada semua makluk, demi kebaikan semua makhluk, demi kebahagiaan semua makhluk, demi pembebasan semua makhluk”, maka ke-aku-annya dengan cepat terkikis, egonya akan cepat memudar. Oleh karenanya, melebihi apa pun kembangkanlah Bodhicitta ini.
Om Namo Bhagavate Avalokitesvara ya, Mahasattva ya, Maha Bodhisattva ya, Maha Karunikaya ya.
Dari status facebook @gedeagustapa 25 Pebruari 2020