Hal Sederhana yang Sulit

Hal sederhana pun perlu diajarkan. Bagi kita yang biasa makan menggunakan jari tangan, tanpa menggunakan sendok dan garpu, itu adalah hal biasa. Tapi itu adalah hal sulit bagi yang tidak pernah melakukannya. Bagi mereka yang biasa menggunakan sendok dan garpu makan menggunakan jari tangan bukanlah sesuatu yang sederhana dan penuh perjuangan. Contoh lain adalah bersiul. Tidak semua orang bisa bersiul. Padahal sederhana. Bagi yang tidak pernah itu adalah hal sulit. Tapi jika tidak diajarkan, tidak dipelajari, maka sulit untuk dilakukan.

Membebaskan burung, membiarkannya tetap terbang bebas di alam, adalah hal sulit di masyarakat yang menganggap menangkap dan memenjarakan burung di dalam sangkar sebagai sebuah kenormalan. Ketika saya melepas burung ada beberapa yang kaget “lho koq dilepas, rugi dong belinya?” Saya balik bertanya; “menurutmu burung ini lebih suka bebas atau di dalam sangkar?” “ya tentu bebas. Kalau begitu kenapa ditangkap dan disangkarkan? Apakah kamu lebih senang dipenjarakan atau dibiarkan hidup bebas?” Ya tentu hidup bebas.

Karena ketidak tahuan kita terus menerus melakukan karma buruk dan itu menjadi benih kesialan di banyak kehidupan. Jika tidak ada yang mengajarkan, walau pun yang baik itu sederhana, kita terus menerus akan menumpuk berbagai karma buruk melalui kejahatan yang kita dan masyarakat anggap normal dan wajar. Di Bali ada ungkapan “Tambete ngawinang lacur” yang artinya “Ketidak tahuan menyebabkan kesialan.”

Setelah mengetahui yang mana membawa pada kesialan dan keberuntungan, pilihlah yang membawa pada keberuntungan. Setelah mengetahui yang mana membawa penderitaan pada diri kita dan makhluk lain dan yang mana membawa kebahagiaan pada diri kita dan makhluk lain, pilihlah yang membawa kebahagiaan pada diri kita dan makhluk lain.

Tidak semua adat istiadat dan kebiasaan turun temurun adalah baik dan membawa pada kebahagiaan diri sendiri dan makhluk lain. Hal-hal buruk harus ditinggalkan. Hal-hal baik harus diadopsi, dipelajari, dan disebarkan.

Semoga hal-hal buruk yang menjadi benih kesialan dan penderitaan bagi diri sendiri dan makhluk lain berhenti di sini dan sekarang. Semoga hal-hal baik yang membawa pada kebahagiaan diri sendiri dan semua makhluk.

Dari status facebook @gedeagustapa 22 pebruari 2020

Gede Agustapa
Gede Agustapa
Articles: 111

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *