Gerbang Menuju Ajaran yang Lebih Tinggi.
Melihat ketidak kekalan segala sesuatu, melihat segala yang dimiliki setiap saat dapat menjadi puing-puing dan abu, melihat apa pun yang dimiliki dapat menguap dan lenyap entah kemana, melihat betapa rapuhnya segala sesuatu itu, semua itu akan memperkuat latihan-latihan kita. Semua itu adalah gerbang menuju ajaran yang lebih tinggi.
Peradaban-beradaban besar pun runtuh dan lenyap mengubur jutaan cerita dari tiap-tiap orang. Apa yang layak direbut dari semua itu? Apa yang layak dipertahankan mati-matian? Semua sedang menuju keruntuhannya begitu ia menjadi ada. Semua sedang terbakar menjadi abu. Tubuh yang semakin renta, bumi yang semakin panas. Bergejolak. Ketika putaran waktunya tiba, bahkan peradaban terbesar dan terkuat pun tinggal cerita, bahkan banyak juga yang lenyap tanpa jejak. Entah siapa rajanya, entah siapa pangeran dan putri-putrinya, entah siapa mentrinya, tidak ada yang tau, apalagi cuma petani.
Merenungkan ketidak kekalan ini, maka sungguh beruntung mereka yang sudah menerima instruksi-instruksi lengkap untuk melampaui dunia dan penderitaan-penderitaannya ini. Sungguh beruntung yang punya banyak waktu luang untuk merenungkan ajaran dan berlatih.
Dari status facebook @gedeagustapa 13 juni 2023