Menghormati Pohon
Kehidupan di atas tanah bergantung pada apa yang di dalam tanah. Yang menghubungkan yang di atas tanah dan yang di dalam tanah adalah pohon. Akar pohon ada di dalam tanah. Batang, daun, bunga dan buahnya ada di atas tanah menghidupi manusia, burung, serangga, berbagai jenis binatang. Di dalam tanah akar menghidupi bakteri, fungi, protozoa, nematoda, archnida dan berbagai mikroba begitu juga sebaliknya aktivitas mereka di dalam tanah menghidupi pohon. Di atas tanah burung, binatang, serangga juga membantu keberlangsungan hidup pohon melalui penyerbukan dan penyebaran biji untuk keberlangsungan pohon. Jika yang satu dirusak maka akan merusak yang lain.
Penggunaan pestisida kimia sintetik, herbisida, dan pupuk kimia sintetis berbagai zat-zat yang berbahaya merusak mikro organisme dalam tanah, merusak pohon juga merusak, membunuh dan membahayakan berbagai insekta, burung dan binatang.
Kita bisa hidup tanpa gajah dan singa. Tapi tidak bisa hidup tanpa serangga. Akibat penggunaan bahan-bahan kimia sintetis berbahaya dalam pertanian telah menyebabkan kepunahan spesies insekta sebanyak 80 % spesies. Ini sangat berbahaya. Kesehatan tanah jadi rusak. Dan ini akan menyebabkan krisis pangan dunia.
Menghormati pohon seharusnya juga adalah menghormati tanah dan mikro organisme. Menghormati pohon tanpa menghormati tempat hidupnya adalah sebuah kesalahan yang merugikan. Jangan rusak ekosistem mikroba di dalam tanah dengan berbagai bahan-bahan sintetis berbahaya. Hari ini hari tumpek ngatag bagi umat Hindu Bali. Hari untuk menghormati pohon. Semoga pohon tumbuh subur dan berbuah lebat sehingga membawa kesejahtraan bagi petani dan semua makhluk
Dari status facebook @gedeagustapa 10 Desember 2022