Jangan Membenturkan Realita

Jangan membenturkan realita yang tertinggi (ultimate reality) dengan realita relatif (relative reality). Walaupun sejatinya semua ini sunyata bukan berarti makhluk-makluk tidak memerlukan bantuan untuk terbebaskan dari penderitaan mereka. Buddha Sakyamuni pun megajar, membimbing, meringankan beban makluk-makluk bahkan menundukkan naga atau yaksa yang garang dan berbahaya bagi makluk lainnya.

Semangat para Buddha dan Boddhisatwa dalam mengajar dan membantu semua makluk datang dari kasih sayangnya. Kasih sayangnya datang dari realisasi mereka pada penderitaan di enam alam dan pembebasan. Sekuat tenaga mereka berusaha mencegah makluk-makluk jatuh ke alam yang lebih rendah.

Rentang usia manusia 80 tahun itu singkat. Hantu (makluk preta atau peta) bahkan lebih panjang umurnya hingga ribuan tahun. Disana mereka tersiksa.. Ini belum di nereka.. tak terbayangkan penderitaan di neraka. Mengambil wujud di alam rendah entah kapan lagi mereka bisa menjadi manusia dan bisa belajar Dharma.

Menjadi manusia adalah peluang yang sangat berharga untuk melompat keluar dari roda samsara. Jangan disia-siakan kesempatan ini. Selamatkan diri, dan bantu selamatkan yang lain, selamatkan sanak famili dari kehidupan ini dan juga dari kehidupan-kehidupan sebelumnya yang lahir di alam bawah. Kita semua punya sanak famili atau orang yang kita cintai di banyak kehidupan yang lahir di alam bawah. Ohh.. Sungguh bahagia mereka yang berjumpa ajaran, berjumpa Guru, bersungguh-sungguh berlatih dan menjaga kualitas pikirannya.

Dari status facebook @gedeagustapa 23 agustus 2022

Gede Agustapa
Gede Agustapa
Articles: 210

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *