Yang Penting

Seseorang tidak dapat menjadi spiritual hanya dengan membaca buku spiritual. Seseorang tidak dapat menjadi suci, bahagia, dan terbebaskan dari penderitaan hanya dengan membagikan postingan yang spiritual di sosial media.

Tanpa latihan memurnikan pikiran, ucapan, dan aktivitas tubuh dari niat jahat, maka hal-hal lainnya menjadi sia-sia.

Pikiran menjelma menjadi ucapan kemudian menjadi tindakan. Agar tindakan dan ucapan terbebas dari kejahatan, maka pikiran harus terbebas dari niat jahat.

Oleh karenanya adalah peting untuk menjaga kemurnian persepsi, penting untuk terus menerus menumbuh kembangkan welas asih dan kasih sayang, memahami penderitaan orang lain, memahami mengapa mereka melakukan hal-hal bodoh yang terus membawa mereka pada penderitaan.

Kita sering terpesona pada topik yang hebat-hebat tentang pencerahan, tentang sunyata, tentang energi, tentang kundalini, mantra, yantra, tantra, tentang cakra-cakra dan lainnya. Tapi lupa untuk memurnikan pikiran dari niat jahat, dari iri hati, dengki dan kecemburuan, dari kebencian. Lupa untuk mengembangkan welas asih dan kasih sayang yang sederhana. Janganlah begitu. Itu tidak baik, dan tidak akan membawa pada pembebasan, tidak akan mengakhiri penderitaan, tidak akan membawa pada kebahagiaan.

Dari status facebook @gedeagustapa 15 september 2019

Gede Agustapa
Gede Agustapa
Articles: 111

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *