Tiga & Satu

Status Facebook 4 januari 2019

Di dalam berlatih spiritual/Dharma/meditasi apa pun metodenya, sebenarnya yang dilatih adalah 3 hal. Jadi harus bijak menggunakan metode. Jangan mempertentangkan metode. Setiap metode berguna pada level dan tujuannya masing-masing. Untuk tau mana metode yang pas dan cocok untuk keadaan kita, maka Guru yang berpengalaman adalah sebuah keharusan. Ketiga hal itu harus didasari 1 hal yang paling penting.

Ketiga hal itu adalah:

1. Relaksasi, kemampuan untuk relaks secara fisik mau pun secara mental.

2. KePenuhperhatian (attentivefulness), keterjagaan, kewaspadaan, mindfullness.

3. Energi.

Ketiga hal itu harus didasari oleh BHAKTI. Bhakti adalah rasa penuh hormat sekaligus sayang, cinta, yang mendalam.

Ada 3 tingkatan bhakti:

1. Tingkat awal berbakti pada sesuatu yang abstrak seperti Buddha, atau ista dewata/yidam, Siwa, Wisnu, atau Boddhisatva seperti availokitesvara/Kuan Yin, Manjusri, Tara, dll. Ini yang paling mudah. Sebab abstrak dan sesuai dengan imajinasi kita, sesuai dengan yg kita inginkan.

2. Tingkat menengah adalah berbhakti pada sosok yang nyata seperti orang tua dan Guru. Ini lebih sulit karena yg nyata/yg ada secara fisik, bisa jadi menjengkelkan. Bisa jadi bertingkah aneh dan menyebalkan tidak sesuai dengan yg kita harapkan. Tapi itu lah latihannya.

3. Tingkat yang tertinggi adalah bhakti kepada semua makhluk tanpa terkecuali. Sebab semua makhluk memiliki hakikat ke-Buddhaan, sebab semua makhluk adalah perwujudan Parama Siwa. Perjalanan bhakti dari tingkat yg paling rendah menuju ke tingkat yang paling tinggi.

Ketiga hal yang dilatih itu (relaksasi, penuh perhatian/kesadaran/, dan energi) saling berkaitan dengan bhakti, dan saling menguatkan untuk merealisasi hakikat tertinggi, merealisasi pembebasan, nirvana

Gede Agustapa
Gede Agustapa
Articles: 111

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *