Tentang Tertuduh Ilmu Hitam, Benturan Energy & Perlindungan 3 Permata

Namo Buddhaya, Namo Dharmaya, Namo Sanghaya.

Sembah Hormat pada Guru, Istadewata dan Dakini.

Sebagaimana cacing dapat hidup menumpang di badan fisik seseorang, begitu juga makluk-makluk astral dapat hidup menumpang di tubuh astral atau tubuh energy seseorang. Cacing-cacing yang hidup di perut atau di bagian tertentu pada tubuh dapat mempengaruhi prilaku seseorang. Seseorang yang cacingan merasa tidak bersemangat, letih, lesu, susah untuk berkonsentrasi. Ini karena cacing menyerap sari makanan dan mengganggu sistem yang ada pada tubuh fisik.

Di dunia binatang, khususnya serangga, ada fungi zombie atau jamur zombie yang menumpang hidup pada inangnya yang berupa semut yang akhirnya sepenuhnya mengendalikan prilaku si semut dan mambawa si semut pada bunuh diri. Di dunia binatang ada banyak kasus yang seperti ini ketika parasit yang menumpang sepenuhnya mengendalikan dan mengambil alih inangnya.

Di tubuh energi juga begitu. Ada sesuatu energi atau makluk yang dapat menempel atau menumpang di tubuh seseorang. Makluk itu bisa bersumber dari jimat yang dia bawa, atau dari sesuatu yg diinstal di tubuhnya, rerajahan di tubuhnya, atau dia menjadi pengikut makluk itu. Seseorang menjadi pengikut makluk tersebut bisa karena ketidaktahuan. Dikiranya makluk itu dewa atau makluk suci tapi ternyata raksasa yang sakti. Awalnya biasanya hanya meminta rejeki, atau minta kemenangan dalam persaingan politik, dll.

Apakah makluk itu jahat? Sebenarnya bukan tentang jahat dan tidaknya tapi pada karakteristik makluk tersebut. Apakah ulat bulu jahat? Tidak. Tapi kalau tersentuh ulat bulu maka badan kita jadi gatal. Kita lah yang bodoh memanfaatkan makluk seperti itu dan akhirnya dimanfaatkan balik.

Kejadian seperti ini banyak terjadi di Nusantara dan bahkan di beberapa daerah sangat mudah memperolehnya.Sumber lainnya biasanya dari penglaris toko, rerajahan di badan untuk kewibawaaan, atau jimat kewibawan, bisa juga dari jimat pengasih-asih, atau dari benteng pekarangan yg ditanam di pekarangan rumah, kekebalan, dan sebagainya. Dalam bahasa Buddhistnya seseorang mencari perlindungan pada hal-hal seperti itu.

Seseorang yang ditumpangi energy atau makluk seperti itu di suatu saat di hidupnya ia akan menderita sakit fisik yang tidak dapat disembuhkan secara medis. Badannya terasa perih dan panas seperti terkena bara api. Dan ketika ia meninggal ia mengambil wujud di alam-alam makluk itu. Ini adalah bagian yang paling berbahaya. Ada banyak cerita di nusantara tentang hutang piutang seperti ini karena dibantu makluk-makluk tertentu. Seseorang yang seperti itu juga bisa tertuduh punya ilmu hitam atau black magic. Bisa saja dia tidak menyadarinya sebab yang beroperasi melalui dia adalah makluk-makluk penumpang gelap itu.

Saya sudah melihat dengan mata kepala sendiri dan juga beberapa saudara Dharma menyaksikan kejadian benturan energi terjadi ketika ada yang mengambil perlindungan pada Tiga Permata (Buddha, Dharma dan Sangha) di hadapan seorang Bhiksu dari aliran Buddha Tantrayana. Orang tersebut menderita kesakitan yang luar biasa ketika mengambil perlindungan. Salah satu saudara Dharma yang dianugrahi kemampuan melihat ada makluk dalam wujud raksasa berusaha keluar dari tubuh orang yg kesakitan itu. Hal ini dikonfirmasi oleh Bhiksu tersebut ketika saya memberi tahukan adanya makluk itu. Dan beliau mengatakan; “tidak apa-apa, itu proses pemurnian, dalam satu atau dua hari ini sembuh.” Ada beberapa kejadian seperti itu.

Ini lah alasan kenapa saya menekankan bagi teman-teman yang tertarik dengan ajaran Buddha dan ingin mendalamj ajaran Buddha agar mengambil perlindungan secara formal di hadapan seorang Bhiksu dengan bersungguh-sungguh. Mengambil perlindungan pada sang Tri Ratna (Tiga Permata) yaitu: Buddha, Dharma dan Sangha. Di tradisi Buddha Tantrayana ketika seseorang mengambil perlindungan atau menyatakan diri berlindung ia dengan seketika itu berlindung pada 3 perlindungan luar, 3 perlindungan dalam dan 3 perlindungan rahasia.

Perlindungan Luar: Buddha, Dharma dan Sangha

Perlindungan Dalam : Guru, Istadewata dan dakini

Perlindungan Rahasia: Prana, Bindu dan Nadi.

Itulah di salah satu status saya yang sebelumnya saya mengatakan agar berhati-hati. Agar tidak sembarangan meminta. Jangan hanya karena tempat itu dikeramatkan dan dikatakan murah rejeki lalu pergi ketempat itu minta ini dan itu. Ingat, di alam semesta ini tidak ada yang gratis. Pertukaran energi selalu terjadi. Ada harga yang harus dibayar. Orang yang rakus mudah dijebak. Sebagaimana ikan yang dipancing menggunakan makanan begitu juga manusia yang lapar dan rakus mudah dijebak oleh makluk raksasa.

Jika meminta mintalah ditunjukkan ajaran Dharma, mintalah agar bertemu Guru Dharma, mintalah agar segera mencapai pembebasan dari kelahiran di alam samsara.

Berlindunglah pada sang Tri Ratna, pada Tiga Permata;. Buddha, Dharma dan Sangha.

Dari status facebook @gedeagustapa 26 juni 2022

Gede Agustapa
Gede Agustapa
Articles: 210

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *